Konvoi Diplomat ASEAN Ditembaki di Myanmar, 2 Staf Kedubes Singapura Selamat

Anton Suhartono
Ilustrasi 2 staf kedubes Singapura berada dalam rombongan konvoi diplomat yang diserang di Myanmar (Foto: Reuters)

“Rakyat yang akan menjadi korban karena kondisi ini tidak akan membuat siapa pun menang. Saya mengajak marilah kita duduk bersama, ciptakan ruang dialog untuk mencari solusi bersama,” ujar Presiden Jokowi.

Berbagai upaya dilakukan melalui keketuaan Indonesia di ASEAN untuk memfasilitasi The ASEAN Coordinating Centre for Humanitarian Assistance on Disaster Management (AHA Centre). Setelah tertunda cukup lama karena masalah akses, joint needs assessment bisa diselesaikan.

“Ini masalahnya adalah di masalah akses. Kemarin, AHA Center didampingi tim monitoring ASEAN akan menyerahkan bantuan kemanusiaan. Tapi sangat disayangkan, di tengah perjalanan terjadi baku tembak,” ujarnya.

Menlu Retno Marsudi sebelumnya mengatakan, ada dua tahap pengiriman bantuan kemanusiaan untuk Myanmar. Tahap pertama, yakni bantuan terkait life saving, rampung disalurkan karena terkait penanggulangan Covid-19. Kemudian tahap kedua life sustaining.

“Tahap kedua ini sempat alami hambatan karena kurangnya akses kepada AHA Centre untuk menjangkau penduduk yang memerlukan terutama di wilayah-wilayah yang di luar kontrol militer Myanmar,” kata Retno.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
1 hari lalu

BMKG: 72,8 Persen Wilayah Indonesia Masuk Musim Kemarau, Jateng Terkering

3 hari lalu

Purbaya soal Tarif Trump 10 Persen: Bagus, tapi Persaingan Sama Saja

4 hari lalu

Prabowo: Politik Luar Negeri RI Non-Blok, Dukungan untuk Palestina Tak Bisa Ditawar 

4 hari lalu

Hotman Paris Ungkap Respons Febrie usai Dirinya Mundur sebagai Pengacara

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal