Korban Tewas 129 Orang, Polisi Sri Lanka Sudah Peringatkan Ancaman Bom

Anton Suhartono
Gereja St Anthony di Kolombo, sasaran ledakan bom bunuh diri (Foto: AFP)

Menteri Keuangan Mangala Samaraweera dalam cuitannya mengungkapkan kegeramannya. Menurut dia, serangan ini merenggut nyawa orang tak bersalah. Dia menyebut serangan dipersiapkan dengan baik untuk menimbulkan korban jiwa, kekacauan, dan anarki.

"Pertemuan darurat digelar dalam beberapa menit. Operasi penyelamatan sedang berlangsung," kata Menteri Reformasi Ekonomi dan Distribusi Publik, Harsha de Silva, dalam cuitan, seperti dilaporkan kembali AFP.

Dia telah mengunjungi beberapa lokasi serangan serangan di Kolombo, termasuk Gereja St Anthony.

"Saya melihat banyak bagian tubuh berserakan. Banyak korban termasuk orang asing," ujarnya.

Dia meminta warga untuk tetap tenang dan menghindari aktivitas di luar ruangan.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
Nasional
1 bulan lalu

Jelang Natal, Polri Gencar Perbaiki Gereja hingga Posko Ibadah di Sumut

Megapolitan
2 bulan lalu

Pramono Resmikan Gereja HKBP Pondok Kelapa, Urus Izin 35 Tahun

Internasional
2 bulan lalu

Bencana Tewaskan 618 Orang di Sri Lanka Belum Berakhir, kini Muncul Peringatan Longsor

Internasional
2 bulan lalu

Mirip Indonesia! Banjir Sri Lanka Isolasi Warga di Pegunungan, Korban Tewas 618 Orang

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal