Korban Tewas Banjir Nepal-China Nyaris 1.300 Orang, 5.000 Lebih Masih Hilang

Anton Suhartono
Jumlah korban tewas akibat banjir bandang disertai tanah longsor di Nepal dan China bertambah menjadi nyaris 1.300 orang hingga Jumat (4/9) (Foto: AP)

BEIJING, iNews.id - Jumlah korban tewas akibat banjir bandang disertai tanah longsor di Nepal dan China bertambah menjadi nyaris 1.300 orang hingga Jumat (4/9/2026). Otoritas China melaporkan tambahan 10 korban tewas menjadi 31 orang.

Media pemerintah China juga melaporkan, 531 orang masih hilang akibat bencana dahsyat di perbatasa kedua negara tersebut.

"Hingga pukul 18.00 pada 4 September, bencana tersebut telah mengakibatkan 31 kematian dan 531 orang belum ditemukan," demikian laporan Xinhua.

China bekerja keras menjangkau pos perbatasan Gyirong yang diterjang banjir serta ditimbun longsor. Otoritas mengerahkan ratusan alat berat untuk membuka satu-satunya jalan akses menuju pos perbatasan yang lenyap diterjang material banjir seperti bebatuan dan pepohonan.

Sebagian besar korban hilang diduga masih terjebak di bangunan pos perbatasan yang berada di wilayah otonomi Tibet itu atau hanyut memasuki wilayah Nepal.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
16 jam lalu

Jumbo! Kerugian Banjir Dahsyat Nepal Ditaksir Tembus Rp45 Triliun

19 jam lalu

9 Hari Terjebak Reruntuhan Terowongan PLTA Akibat Banjir Bandang, 2 Pekerja di Nepal Ditemukan Selamat

22 jam lalu

Keajaiban Banjir Nepal, 2 Pekerja PLTA Selamat Setelah 9 Hari Terjebak di Terowongan

3 hari lalu

Kerahkan Ratusan Alat Berat, China Buka Akses Jalan ke Perbatasan Nepal yang Lenyap akibat Banjir

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal