Korban Tewas Banjir Nepal-China Nyaris 1.300 Orang, 5.000 Lebih Masih Hilang

Anton Suhartono
Jumlah korban tewas akibat banjir bandang disertai tanah longsor di Nepal dan China bertambah menjadi nyaris 1.300 orang hingga Jumat (4/9) (Foto: AP)

Sementara itu dua pekerja dievakuasi dalam keadaan selamat, Jumat kemarin, setelah terjebak 9 hari di terowongan pembangkit listrik tenaga air (PLTA) Nepal.

Tim SAR internasional memilih terowongan proyek PLTA Trishuli 3A sebagai fokus operasi karena ratusan pekerja terjebak di dalam terowongan dalam tersebut.

Setidaknya 42 pekerja bisa diselamatkan dari terowongan setelah tim SAR mendengar suara teriakan pada Jumat pagi.

Banjir bandang disertai tanah longsor menghancurkan Distrik Rasuwa, Nuwakot, Dhading, dan Kavre di Nepal, serta Lembah Kathmandu.

Korban tewas di Nepal mencapai 1.259 orang dan 5.083 lainnya hilang.

Dengan demikian jumlah total korban tewas akibat banjir pada 26 Agustus lalu mencapai 1.290 orang dan 5.614 lainnya hilang, termasuk 844 warga asing.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
5 hari lalu

China Tegaskan Dukung Palestina, Desak Israel Setop Caplok Tepi Barat

6 hari lalu

Trump: China dan Rusia Rugi Besar jika Bantu Iran Perang Lawan AS

6 hari lalu

Mentrans Ajak China Riset Kawasan Transmigrasi, Petakan Potensi Ekonomi

7 hari lalu

Trump Yakin China dan Rusia Tak Bantu Iran Perang Lawan AS

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal