Korban Tewas Bom Bunuh Diri Afghanistan Jadi 182 Orang, Begini Analisis Pejabat AS

Anton Suhartono
Korban tewas akibat bom bunuh diri di dekat bandara Kabul bertambah menjadi 182 orang termasuk 13 pasukan AS (Foto: Reuters)

KABUL, iNews.id - Korban tewas akibat dua bom bunuh diri di dekat Bandara Internasional Hamid Karzai, Kabul, Afghanistan, pada Kamis lalu bertambah menjadi 182 orang, yakini 169 warga lokal serta 13 pasukan Amerika Serikat (AS).

Otoritas keamanan AS melakukan penyelidikan awal mengenai ledakan bom bunuh diri yang dilakukan ISIS-K, kelompok afiliasi ISIS Irak dan Suriah, itu dan hasilnya cukup mengejutkan.

Seorang pejabat AS, seperti dikutip dari Associated Press, Sabtu (28/8/2021), mengatakan setiap pelaku bom bunuh diri membawa sekitar 13 kilogram peledak yang diisi berbagai benda logam untuk memberikan efek mematikan. Pelaku meledakkan diri di tengah kerumuman yang menyebabkan banyaknya korban.

Pejabat yang meminta identitasnya tak disebutkan menambahkan, bom berdaya ledak tinggi hingga menembus gerbang bandara. Pasukan AS yang berjaga di dalam gerbang menjadi korban, selain mereka yang berada di luar yang mengalami dampak paling parah.

Dia melanjutkan, aksi bom bunuh diri berikutnya masih berpotensi terjadi. Dipekirakan para pelaku akan membawa bahan peledak lebih ringan yakni antara 3 sampai 5 kg agar lebih mudah menjangkau target.

Hal yang dikhawatirkan adalah para pelaku mampu menembus penjagaan hingga mencapai lokasi kerumuman warga yang mengantre evakuasi di pintu gerbang bandara.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
Nasional
10 jam lalu

Rupiah Hari Ini Ditutup Anjlok ke Level Rp17.002 per Dolar AS

Internasional
11 jam lalu

Iran Akan Permanenkan Tarif bagi Setiap Kapal yang Lintasi Selat Hormuz

Internasional
12 jam lalu

AS dan Israel Siapkan Skenario Militer terhadap Iran jika Negosiasi Damai Buntu

Internasional
15 jam lalu

Trump Sebut Rezim Iran Telah Berubah: Mojtaba Khamenei Tewas atau Luka Parah!

Internasional
16 jam lalu

Trump Klaim Iran Setujui Sebagian Besar Rencana Perdamaian AS untuk Akhiri Perang

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal