Korban Tewas Bom Bunuh Diri Afghanistan Jadi 182 Orang, Begini Analisis Pejabat AS

Anton Suhartono
Korban tewas akibat bom bunuh diri di dekat bandara Kabul bertambah menjadi 182 orang termasuk 13 pasukan AS (Foto: Reuters)

Hal yang dikhawatirkan adalah para pelaku mampu menembus penjagaan hingga mencapai lokasi kerumuman warga yang mengantre evakuasi di pintu gerbang bandara.

Meski demikian ancaman serangan ISIS itu tak menghentikan upaya untuk mengevakuasi sekitar 500 warga AS yang masih tertahan di Afghanistan serta para penerjemah dan warga lokal.

Misi evakuasi beberapa hari ke depan akan menjadi saat paling berbahaya. Sebanyak 111.000 orang telah dievakuasi dalam 2 pekan terakhir, berdasarkan data Departemen Pertahanan AS.

Juru Bicara Pentagon John Kirby mengatakan masih ada ancaman yang "spesifik dan kredibel" terhadap bandara setelah serangan bom bunuh diri pada Kamis.

"Kami tentunya bersiap. Kami memantau ancaman ini, sangat-sangat spesifik, hampir secara real time," kata Kirby.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
12 jam lalu

AS Bakal Kirim Pasukan Tambahan ke Israel, Sinyal Apa?

13 jam lalu

Kurangi Kebergantungan dari AS, Kanada Batalkan Pembelian 88 Jet Tempur F-35?

14 jam lalu

Trump Bentuk Gugus Tugas AI Pasukan Super Intelligence

15 jam lalu

Perang Lawan AS Bakal Panjang, Iran Siapkan Rudal Jarak Jauh

16 jam lalu

Alasan AS Pindahkan Semua Pesawat Pengebom dari Inggris, B-1 hingga B-52

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal