Korban Tewas Demonstrasi di Iran Jadi 648 Orang termasuk Anak di Bawah Umur

Anton Suhartono
Korban tewas demonstrasi di Iran mencapai 648 orang hingga Senin (12/1), berdasarkan data lembaga HAM Norwegia IHR (Foto: Stasiun TV Pemeritah Iran via AP)

PARIS, iNews.id - Jumlah korban tewas dalam demonstrasi besar-besaran di Iran mencapai 648 orang hingga Senin (12/1/2026). Angka tersebut berdasarkan laporan Lembaga Hak Asasi Manusia Iran (IHR) yang berbasis di Norwegia.

IHR memperingatkan pemutusan akses internet, berdasarkan pemantauan Netblocks telah berlangsung 4 hari, bertujuan untuk menutupi tindakan kekerasan dan mematikan terhadap demonstran oleh pasukan keamanan.

Menurut data IHR, dari 648 orang yang tewas, sembilan di antaranya anak di bawah umur. Selain itu ribuan lainnya luka.

IHR memperingatkan jumlah korban tewas yang sebenarnya kemungkinan jauh lebih tinggi, bahkan berdasarkan perkiraan lebih dari 6.000 orang. Selain itu 10.000 orang lebih ditangkap di penjuru negara.

Pemadaman internet serta putusnya layanan komunikasi membuat upaya memverifikasi laporan-laporan terkait korban secara independen sangat sulit.

“Masyarakat internasional memiliki kewajiban untuk melindungi para demonstran sipil dari pembunuhan massal oleh republik Islam,” kata Direktur IHR, Mahmood Amiry-Moghaddam.

Otoritas Iran berupaya merebut kembali kendali jalan-jalan yang dikuasai demonstran di kota-kota besar serta memulihkan keamanan.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
Internasional
1 jam lalu

Trump Deklarasikan Menang Perang Lawan Iran

Internasional
3 jam lalu

Serangan Ganas Iran Rusak 17 Fasilitas Militer dan Diplomatik AS di Timur Tengah

Internasional
4 jam lalu

Iran Bantah Rencanakan Pembunuhan Trump

Internasional
4 jam lalu

Pemimpin Iran Mojtaba Khamenei Belum Juga Muncul ke Publik, Ada Apa?

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal