Korsel Panggil Dubes Rusia Setelah Presiden Yoon Disebut Kurang Ajar

Anton Suhartono
Korea Selatan memanggil Dubes Rusia di Seoul Georgy Zinoviev untuk mengajukan protes (Foto: Reuters)

Wakil Menteri Luar Negeri (Wamenlu) Korsel untuk urusan politik Chung Byung Won memanggil Dubes Georgy Zinoviev untuk menyampaikan bahwa kemarahan Rusia terhadap pernyataan Yoon hanya akan berdampak negatif pada hubungan kedua negara.

“Wamenlu Chung mengatakan sangat disesalkan bahwa Rusia mengabaikan kebenaran dan tanpa syarat melindungi Korea Utara sambil mengkritik pernyataan pemimpin dengan bahasa yang sangat kasar serta menekankan bahwa hal ini hanya akan memperburuk hubungan Korea-Rusia,” bunyi pernyataan Kemlu Korsel, dikutip dari Reuters, Minggu (4/2/2024).

Kemlu Korsel juga menyatakan, Chung sudah bertemu dengan mitranya dari Rusia, Andrei Rudenko, yang sedang berkunjung. Saat itu Chung menyampaikan sikap tegas pemerintah mengenai kerja sama militer Korut dan Rusia. 

Pernyataan itu mengatakan Chung dan Rudenko juga membahas sejumlah isu termasuk perang Rusia di Ukraina.

Sementara itu Kemlu Rusia menyatakan, pertukaran pandangan telah dilakukan selama pertemuan Rudenko dengan Chung serta pejabat lainnya di Seoul.

“Rusia menyampaikan keprihatinan serius mengenai peningkatan tajam ketegangan di subkawasan tersebut,” bunyi pernyataan.

Disebutkan, pemicu utama ketegangan adalah kebijakan provokatif AS yang tidak bertanggung jawab, demi tujuan geopolitiknya berupaya mendorong sekutu di kawasan untuk menerapkan rencana agresif mereka. Rencana agresif itu penuh dengan konsekuensi yang tidak bisa diprediksi, termasuk di bidang militer.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
4 jam lalu

WHO Pantau Kasus Dugaan Pes Rusia, Ini Pesan untuk Dunia!

8 jam lalu

Balasan Kejujuran, Pria Ini Berhak atas Uang Ratusan Juta Ditemukan di Tempat Sampah

1 hari lalu

Jangan Panik! Wabah Pes Rusia Kecil Kemungkinan Masuk Indonesia dan Jadi Pandemi Baru

1 hari lalu

Epidemiolog Ungkap Risiko Wabah Pes Rusia Masuk Indonesia Sangat Kecil

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal