Korsel Panggil Dubes Rusia Setelah Presiden Yoon Disebut Kurang Ajar

Anton Suhartono
Korea Selatan memanggil Dubes Rusia di Seoul Georgy Zinoviev untuk mengajukan protes (Foto: Reuters)

SEOUL, iNews.id - Korea Selatan (Korsel) memanggil Duta BesarRusia di Seoul Georgy Zinoviev, Sabtu (3/2/2024), untuk mengajukan protes. Korsel geram dengan kritikan pedas Rusia terhadap Presiden Yoon Suk Yeol

Ini bermula dari pernyataan Yoon kepada para pejabat pertahanan Korsel pada Rabu lalu yang mengaitkan program nuklir Korea Utara (Korut) dengan Rusia.

“Rezim Korea Utara rela mengalami kesulitan dan bahaya hanya demi mempertahankan rezim totalitarian yang diwarisinya, sementara secara terang-terangan mengabaikan hukum internasional dan resolusi Dewan Keamanan PBB dengan perdagangan senjata dengan Rusia," kata Yoon, saat itu.

Keesokan harinya Juru Bicara Kementerian Luar Negeri (Kemlu) Rusia Maria Zakharova mengomentari dengan menyebut pernyataan Yoon itu sangat bias.

Dia mengatakan komentar Yoon tersebut sangat menjijikkan. Meningkatnya ketegangan di Semenanjung Korea bukan karena Korut, melainkan kebijakan Amerika Serikat dan sekutunya, termasuk Korea (Selatan) dan Jepang, yang kurang ajar.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Putin: Ukraina Minta Serangan ke Wilayah Lebih Dalam Dihentikan

57 tahun lalu

Presiden Korsel Lee Jae Myung Murka Negaranya Tersingkir di Piala Dunia: Tidak Kompeten!

57 tahun lalu

Wow, Putin Ngobrol dengan Presiden Belarusia Lukashenko 24 Jam Lebih

57 tahun lalu

Dubes Iran Tegaskan Sikap soal Gaza usai Kesepakatan Damai dengan AS

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal