Korut meledakkan kantor penghubung antar-Korea yang berdiri di wilayahnya beberapa hari setelah Kim Yo Jong mengatakan bangunan itu tidak berguna lagi dan segera hancur.
Insiden tersebut terjadi setelah Korut mengeluarkan serangkaian kecaman terkait pengiriman selebaran propaganda yang dilakukan para aktivis serta pembelot ke wilayahnya.
Jutaan selebaran dikirim menggunakan balon udara, disertai flasdisk berisi file lagu-lagu dan drama Korea serta uang bagi siapa saja yang mengambilnya.