Korsel Tangguhkan Kerja Sama Pertahanan dengan Myanmar, Hentikan Ekspor Senjata

Anton Suhartono
Korea Selatan menghentikan kerja sama pertahanan termasuk ekspor senjata terkait kudeta dan pembunuhan warga sipil (Foto: Reuters)

SEOUL, iNews.id - Korea Selatan (Korsel) akan menangguhkan kerja sama pertahanan dengan Myanmar serta menghentikan ekspor senjata terkait kudeta militer serta kekerasan terhadap warga sipil yang berunjuk rasa.

Kementerian Luar Negeri Korsel menyatakan, selain itu, pemerintah juga akan membatasi ekspor barang-barang strategis lainnya serta mempertimbangkan kembali bantuan pembangunan.

Bahkan Korsel akan memberikan kesempatan kepada negara Myanmar untuk tinggal di Korsel sampai situasi membaik.

"Meskipun ada tuntutan berulang kali dari masyarakat internasional, termasuk Korea Selatan, jumlah korban di Myanmar akibat tindak kekerasan militer dan polisi masih terus bertambah," demikian bunyi pernyataan kementerian, dikutip dari Reuters, Jumat (12/3/2021).

Ekspor pertahanan terakhir Korsel ke Myanmar terjadi pada 2019. Meski demikian, berdasarkan data International Aid Transparency Initiative, Korsel masih memiliki investasi jutaan dolar AS untuk beberapa proyek pembangunan di Myanmar. 

Pemerintah Korsel akan mempertimbangkan kembali beberapa kerja sama pembangunan dengan Myanmar, namun tetap melanjutkan proyek yang secara langsung terkait dengan mata pencaharian warga serta bantuan kemanusiaan.

Sementara itu warga Myanmar kembali turun ke jalan hari ini, meskipun kemarin aparat kemanan menembak mati 12 demonstran.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
3 hari lalu

Negara-Negara G7 Sepakat Lepas 100 Juta Barel Minyak dan Solar untuk Redam Harga

8 hari lalu

Brutal! Pasukan Myanmar Bombardir Pasar di Komunitas Rohingya, 33 Orang Tewas

11 hari lalu

Tragis! 14 Tentara Kazakhstan Tewas saat Latihan Perang, Tersapu Gelombang Laut

16 hari lalu

4 Eks Pejabat LPEI Divonis 6 Tahun Penjara, Dinyatakan Bersalah di Kasus Korupsi Pembiayaan Ekspor

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal