Kritikus Vladimir Putin Diracuni Pakai Novichok, Kremlin: Tak Ada Alasan Salahkan Rusia

Anton Suhartono
Dmitry Peskov (Foto: AFP)

MOSKOW, iNews.id - Kremlin menegaskan tidak ada alasan menyalahkan Pemerintah Rusia terkait tuduhan Jerman bahwa tokoh oposisi yang juga pengkritik Presiden Vladimir Putin, Alexei Navalny, diracuni dengan zat kimia pelumpuh saraf, Novichok.

Navalny kini dirawat di rumah sakit di Berlin, Jerman, setelah diduga diracuni melalui minuman teh di bandara Kota Tomsk, Siberia, dalam perjalanan menuju Moskow pada Agustus lalu.

"Kami tidak ingin mitra kami di Jerman serta negara-negara Eropa lain terburu-buru memberikan penilaian. Tidak ada alasan untuk menuduh Rusia," kata Juru Bicara Kremlin, Dmitry Peskov, dikutip dari AFP, Kamis (3/9/2020).

Dia juga menegaskan tidak ada alasan bagi negara Barat untuk memberlakukan sanksi ekonomi terbaru terhadap negaranya atau menghentikan proyek pipa gas Nord Stream 2.

"Kami tidak paham apa yang bisa menjadi alasan untuk menjatuhkan sanksi," kata Peskov.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
11 jam lalu

Iran Ngadu ke Rusia: AS Ingkar Janji dan Jahat!

16 jam lalu

Trump Peringatkan China-Rusia Tak Kirim Senjata ke Iran: Mereka Akan Bernasib Buruk!

20 jam lalu

Terungkap! Drone Iran Tembus Fasilitas CIA di Arab Saudi dengan Akurasi Tinggi

2 hari lalu

Iran Serang Fasilitas CIA di Arab Saudi dan Irak, AS Curiga Rusia Terlibat

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal