Kuasai Afghanistan, Taliban Tukar Senapan AK-47 Rusia dengan Senjata Buatan Amerika

Ahmad Islamy Jamil
Pejuang Taliban membawa senapan serbu jenis M16 buatan Amerika Serikat di Kabul, Senin (16/8/2021). (Foto: Reuters)

Selain itu, citra senjata buatan Amerika di tangan Taliban saat menyapu Tentara Nasional Afghanistan—yang didanai miliaran dolar oleh Pemerintah AS selama dua dekade terakhir—dapat disebut kudeta propaganda bagi para militan.

Kebanyakan senapat AK-47 yang beredar di Afghanistan adalah tiruan. Akan tetapi, beberapa di antaranya adalah senjata yang didapat dari bekas pendudukan Uni Soviet selama 10 tahun di Afghanistan—yang berakhir pada 1989. 

AK-47 pertama kali diproduksi tepat setelah akhir Perang Dunia Kedua. Senjata itu dibuat berdasarkan desain Jerman. Sejak saat itu, senapan serbu menjadi aset yang jamak dijumpai dalam gudang-gudang senjata milik pemerintah maupun kelompok pemberontak di seluruh dunia.

Kini, senjata buatan Amerika dapat digunakan oleh Taliban selama bertahun-tahun karena persediaan amunisinya yang berlimpah. Apalagi, peluru kaliber 5,56 mm tersedia di pasar bagi para pemilik senjata di kalangan sipil Amerika Serikat.

“Orang-orang Rusia menjual jutaan amunisi AR 5,56 NATO setiap tahun untuk pasar AS dengan merek Tula, Wolf, dan Red Army untuk beberapa nama,” kata pensiunan perwira Marinir AS lainnya, yang meminta untuk tidak disebutkan namanya karena saat ini tidak mendapat izin dari atasannya untuk berbicara kepada media.

“Saya pikir, para sekutu Taliban tidak akan kesulitan memasok suku cadang untuk hampir semua sistem infanterinya,” kata bekas tentara itu lagi.

Editor : Ahmad Islamy Jamil
Artikel Terkait
11 jam lalu

Kemenkes Pantau Dugaan Pes di Rusia, Pengawasan Pintu Masuk Indonesia Diperketat

14 jam lalu

Data Terbaru: 81 Pesawat Militer AS Hancur dan Rusak Selama Perang Melawan Iran

14 jam lalu

Israel-AS Siapkan Serangan Terbaru, Iran: Balasan Kami Lebih Dahsyat

15 jam lalu

Trump Kian Agresif Jelang Pemilu, Perang Iran Jadi Senjata Kampanye?

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal