Kudeta Presiden Burkina Faso, Tentara Bubarkan Pemerintah dan Tutup Perbatasan

Anton Suhartono
Kapten Sidsore Kader Ouedraogo (tengah) membacakan pernyataan kudeta Presiden Roch Kabore melalui siaran televisi (Foto: Reuters)

Ratusan warga berkumpul di Place de la Nation di pusat Kota Ouagadougou untuk menunjukkan dukungan mereka terhadap kudeta.

"Kami sangat senang. Kami telah turun ke jalan selama 2 hari untuk mendukung tentara. Kami berada di belakang mereka," kata seorang warga, Ibrahim Zare.

Keberadaan Kabore tidak diketahui pasti, namun sumber pemerintah menyebutkan dia ditahan di markas militer. Sementara itu kondisinya masih simpang siur karena kabar-kabar yang muncul saling bertentangan satu sama lain.

Kudeta di Burkina Faso terinspirasi dari keberhasilan cerita serupa selama 18 bulan terakhir di Mali dan Guinea. Pemerintahan Chad juga digulingkan militer pada 2021 setelah Presiden Idriss Deby tewas dalam pertempuran melawan pemberontak.

Burkina Faso merupakan salah satu negara termiskin di Afrika Barat meskipun penghasil emas. Negara itu mengalami beberapa kali kudeta sejak mendapat kemerdekaan dari Prancis pada 1960.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
13 hari lalu

Tragis! 14 Tentara Kazakhstan Tewas saat Latihan Perang, Tersapu Gelombang Laut

16 hari lalu

Rocky Gerung Tegaskan Tak Bela Prabowo: Gue Membela Pengertian Konstitusi

16 hari lalu

Rocky Gerung Dorong Perubahan Radikal di Pemerintahan Prabowo, Ini Alasannya

16 hari lalu

Ichsanuddin Noorsy Soroti Tekanan APBN: Kebijakan Harus sesuai Kemampuan Anggaran

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal