Kudeta Presiden Burkina Faso, Tentara Bubarkan Pemerintah dan Tutup Perbatasan

Anton Suhartono
Kapten Sidsore Kader Ouedraogo (tengah) membacakan pernyataan kudeta Presiden Roch Kabore melalui siaran televisi (Foto: Reuters)

OUAGADOUGOU, iNews.id - Tentara Burkina Faso mengudeta dan menahan Presiden Roch Kabore sejak Senin (24/1/2022). Mereka juga menangguhkan konstitusi, membubarkan pemerintah dan majelis nasional, serta menutup perbatasan negara.

Melalui siaran televisi, Senin (24/1/2022), seorang petinggi militer Kapten Sidsore Kader Ouedraogo membacakan pernyataan yang ditandatangani Letnan Kolonel Paul Henri Sandaogo Damiba selaku pemimpin kudeta. Isinya menyebutkan, pengambilalihan kekuasaan dilakukan tanpa kekerasan dan semua pejabat yang ditahan berada di lokasi aman.

Pernyataan itu dibuat atas nama organisasi yang sebelumnya tidak pernah terdengar, yakni Gerakan Patriotik untuk Perlindungan dan Pemulihan (MPSR).

"MPSR, mencakup semua elemen militer, memutuskan untuk mengakhiri jabatan Presiden Kabore hari ini," kata Ouedraogo, seperti dilaporkan kembali Reuters, Selasa (25/1/2022).

MPSR masih mempertimbangkan waktu yang tepat untuk memulihkan konstitusi. Disebutkan pemulihan akan dilakukan dalam jangka waktu yang wajar setelah berkonsultasi dengan berbagai elemen bangsa.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
1 bulan lalu

China Uji Coba Rudal di Samudra Pasifik usai Australia-Fiji Teken Kerja Sama Pertahanan

2 bulan lalu

TNI: Prajurit Hadir di Ranah Sipil Jangan Buru-buru Dianggap Militerisme

2 bulan lalu

Trump Disebut bakal Perketat Syarat untuk Akhiri Perang Iran, Apa Saja?

4 bulan lalu

1.773 ASN Jalani Latihan Dasar Militer, Siap Jadi Komcad

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal