Kylian Mbappe Minta Maaf Sebut Mao Zedong Diktator, Ini Komentar China

Anton Suhartono
China merespons permintaan maaf Kylian Mbappe terkait pernyataannya yang menyebut pendiri negara itu, Mao Zedong, sebagai diktator (Foto: Real Madrid)

BEIJING, iNews.id - Pemerintah China merespons permintaan maaf bintang sepak bola Kylian Mbappe terkait pernyataannya yang menyebut pendiri negara itu, Mao Zedong, sebagai diktator.

Pernyataan itu memicu reaksi keras pemerintah dan rakyat China. Beberapa perusahaan China, termasuk produsen minuman energi, juga menghentikan kerja sama dengan Mbappe.

Juru Bicara Kementerian Luar Negeri (Kemlu) Guo Jiakun mengatakan, pemerintahannya merespons permintaan maaf sang bintang Prancis itu dengan serius.

Mbappe pada Selasa lalu meminta maaf, mengakui pernyataannya tidak bijaksana. Bintang Real Madrid itu juga menyadari pernyataan itu menyakiti warga China dan komunitas Tionghoa di seluruh dunia.

"Saya meminta maaf kepada semua orang yang tersinggung oleh kata-kata saya. Saya sama sekali tidak berniat seperti itu. Saya sangat menghormati rakyat China dan sejarah mereka, oleh karena itu saya dengan tulus menyesalinya," kata Mbappe, dalam pernyataan.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
4 jam lalu

3 WNA Jadi Tersangka Bentrok dengan Warga di Morowali, Pengamat: Investor-Pekerja Asal China Terlalu Diistimewakan

8 jam lalu

Rusia Dituduh Dalangi Demo Rusuh di Eropa, Putin: Mereka Cari Kambing Hitam!

1 hari lalu

China Boikot Kylian Mbappe gegara Candaan Sebut Mao Zedong Diktator

2 hari lalu

Putin Kaget Rusia Dituduh Dalangi Demonstrasi Rusuh di Banyak Negara Eropa

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal