Laba Raksasa Migas Ini Melonjak 2 Kali Lipat Imbas Perang di Timur Tengah

Tim iNews.id
Laba bersih raksasa migas, Shell naik lebih dari dua kali lipat pada kuartal II 2026, didorong lonjakan harga minyak dunia akibat perang di Timur Tengah. (Foto: Ilustrasi/Ist))

LONDON, iNews.id - Laba bersih raksasa migas, Shell naik lebih dari dua kali lipat pada kuartal II 2026. Hal ini didorong lonjakan harga minyak dunia akibat perang di Timur Tengah antara Amerika Serikat (AS) dan Iran, 

Melansir BBC, Shell membukukan laba sebesar 9,84 miliar dolar AS atau setara Rp177,91 triliun (kurs Rp18.080 per dolar AS) pada periode April-Juni 2026. Angka ini meningkat tajam dibandingkan periode yang sama tahun lalu yang sebesar 4,26 miliar dolar AS.

Kenaikan laba didorong melonjaknya harga minyak mentah setelah pecahnya perang antara AS, Israel, dan Iran. Konflik ini mengganggu pasokan minyak dan gas alam cair (LNG) global yang melewati Selat Hormuz, salah satu jalur pelayaran energi terpenting di dunia.

Di sisi lain, harga energi juga mengalami fluktuasi tajam sepanjang konflik, sehingga memberikan keuntungan lebih besar bagi bisnis perdagangan (trading) perusahaan.

CEO Shell, Wael Sawan mengatakan, kinerja operasional perusahaan mampu menghasilkan pencapaian yang sangat kuat di tengah gejolak pasar energi global.

Editor : Aditya Pratama
Artikel Terkait
2 hari lalu

Trump Sudah Paham Akal-akalan Netanyahu, Ingin AS Terus Perang Lawan Iran

2 hari lalu

Efek Perang Gaza, Semakin Banyak Warga AS Benci Israel

3 hari lalu

AS Bakal Rampas Aset Iran untuk Bayar Kerugian Perang di Selat Hormuz dan Timur Tengah

3 hari lalu

Tentara AS Tewas dalam Perang Iran Bertambah Jadi 18 Orang, 624 Luka

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal