Laba Raksasa Migas Ini Melonjak 2 Kali Lipat Imbas Perang di Timur Tengah

Tim iNews.id
Laba bersih raksasa migas, Shell naik lebih dari dua kali lipat pada kuartal II 2026, didorong lonjakan harga minyak dunia akibat perang di Timur Tengah. (Foto: Ilustrasi/Ist))

Produksi LNG di Qatar telah berhenti sejak awal Maret akibat konflik. Selain itu, fasilitas Pearl Gas-to-Liquids (GTL) di negara tersebut mengalami kerusakan parah setelah terkena serangan rudal pada Maret lalu. Perusahaan memperkirakan proses perbaikan akan memakan waktu sekitar satu tahun.

Akibat gangguan tersebut, produksi gas turun menjadi 631.000 barel setara minyak per hari pada kuartal II, dari 909.000 barel setara minyak per hari pada kuartal I.

Secara keseluruhan, produksi minyak dan gas selama semester I 2026 turun 16 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu. Meski begitu, perusahaan mulai memperoleh tambahan produksi dari proyek baru di Brasil dan Teluk Amerika.

Editor : Aditya Pratama
Artikel Terkait
2 hari lalu

Trump Sudah Paham Akal-akalan Netanyahu, Ingin AS Terus Perang Lawan Iran

2 hari lalu

Efek Perang Gaza, Semakin Banyak Warga AS Benci Israel

3 hari lalu

AS Bakal Rampas Aset Iran untuk Bayar Kerugian Perang di Selat Hormuz dan Timur Tengah

3 hari lalu

Tentara AS Tewas dalam Perang Iran Bertambah Jadi 18 Orang, 624 Luka

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal