Lagi, Kapal Perang Perusak AS Berlayar di Perairan Sengketa Laut China Selatan

Anton Suhartono
Kapal perang USS Benfold berlayar di perairan sengketa Laut China Selatan (Foto: Reuters)

China mengatakan tidak menghalangi kebebasan navigasi atau penerbangan, namun menuduh AS sengaja memprovokasi ketegangan.

Senin 11 Juli menandai tahun keenam keputusan Pengadilan Internasional yang membatalkan klaim China atas Laut China Selatan, rute perdagangan internasional yang strategis.

China tidak mengakui putusan tersebut. Negeri Tirai Bambu mengklaim hampir seluruh Laut China Selatan, yang bersinggungan dengan Vietnam, Filipina, Malaysia, Taiwan, dan Brunei Darussalam, sebagai wilayahnya berdasarkan 9 garis putus-putus.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
Internasional
3 jam lalu

Selat Hormuz Memanas, AS Tepis Tembak Kapal Iran Lebih Dulu

Internasional
3 jam lalu

Menlu AS Rubio Pastikan Perang Melawan Iran Telah Berakhir

Internasional
4 jam lalu

Hindari Bentrok dengan Iran, Trump Hentikan 'Proyek Kebebasan' di Selat Hormuz

Internasional
5 jam lalu

Diembargo Energi, Kuba: AS Ingin Rakyat Kami Sengsara

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal