Lantang, Mantan Perwira AS Sebut Negaranya Terlibat Genosida di Gaza

Anton Suhartono
Mary Ann Wright, mantan perwira militer AS, menuding negaranya terlibat dalam genosida di Gaza (Foto: AP).

Bagi Wright, perjuangan flotilla bukan semata aksi politik, melainkan tanggung jawab moral global untuk melawan kejahatan perang dan pembersihan etnis di Gaza.

Dia menegaskan, meskipun beberapa kapal ditahan atau diserang, misi kemanusiaan tidak boleh berhenti. 

“Hanya karena satu kapal dan armada sebelumnya ditahan, bukan berarti kita berhenti,” ujarnya.

Diserang Drone Israel di Laut Malta

Beberapa bulan lalu, Wright ikut berlayar dalam kapal Conscience di bawah bendera FFC. Kapal tersebut diserang drone Israel di perairan Malta, membuatnya gagal melanjutkan pelayaran menuju Gaza. Wright berada di dalam kapal saat serangan itu terjadi.

Namun pengalaman tersebut tak menyurutkan tekadnya. Baginya, tindakan Israel di laut lepas merupakan pelanggaran hukum internasional sekaligus bentuk penculikan terhadap para aktivis.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Blak-blakan, Trump Lobi Presiden FIFA untuk Batalkan Kartu Merah Folarin Balogun

57 tahun lalu

Hamas Bubarkan Pemerintahan Gaza di Tengah Proses Gencatan Senjata dengan Israel

57 tahun lalu

Suhu 46 Derajat Celsius, AS Batalkan Parade Hari Kemerdekaan Ke-250 di Washington DC

57 tahun lalu

Pidato Kemerdekaan Ke-250 AS, Trump: Militer Kita yang Terkuat, Menang 2 Perang Dunia!

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal