Lebanon Pertimbangkan Damai dengan Israel, Khianati Dukungan Hizbullah

Arif Budiwinarto
Presiden Lebanon, Michel Aoun (foto: ist)

"Itu tergantung (berdamai dengan Israel). Kami memiliki masalah dengan Israel, kami harus menyelesaikannya terlebih dahulu," kata Aoun dikutip dari AFP, Minggu (16/8/2020).

Pernyataan Presiden Aoun menyusul langkah Uni Emirat Arab (UEA) menormalisasi hubungan dengan Israel pada Kamis (13/8/2020) kemarin. Sebagai informasi, hanya tiga negara Arab yang menjalin hubungan diplomatik dengan Israel sejak negara Yahudi itu didirikan pada 1948.

"Ini negara merdeka," lanjutnya.

Pada Jumat (14/8/2020) kemarin, pemimpin Israel Hassan Nasrallah menyebut langkah UEA menormalisasi hubungan dengan Israel sebagai pengkhianatan terhadap perjuangan rakyat Palestina.

Presiden Aoun diketahui mendapat dukungan politik dari Hizbullah selama bertahun-tahun yang memungkinkan mereka untuk mendominasi parlemen dan pemerintahan.

Editor : Arif Budiwinarto
Artikel Terkait
Internasional
18 jam lalu

Akui Somaliland Negara Merdeka, Menlu Israel Langsung Berkunjung

Internasional
7 hari lalu

Negara Barat Kecam Israel Larang Puluhan Lembaga Kemanusiaan Internasional Beroperasi di Gaza

Internasional
7 hari lalu

Israel Larang 37 Lembaga Kemanusiaan Internasional Beroperasi di Gaza, Warga Semakin Menderita

Internasional
7 hari lalu

Netanyahu dan Trump Dilaporkan Bahas Kemungkinan Serangan Jilid 2 ke Iran

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal