Lebih dari 130 Orang Tewas akibat Cuaca Buruk di Pakistan dan Afghanistan

Nathania Riris Michico
Petugas penyelamat berjalan di jalan yang tertutup salju untuk mencapai daerah yang terkena salju lebat dan longsoran salju, di Lembah Neelum dekat garis kontrol (LoC), Pakistan, 14 Januari 2020. (FOTO: Naseer Chaudary/Reuters)

"Kebanyakan dari mereka yang meninggal adalah perempuan dan anak-anak," kata Mohammad Younus, seorang pejabat dengan otoritas manajemen bencana provinsi.

Di seberang perbatasan di Afghanistan, lebih dari 300 rumah hancur atau sebagian rusak di seluruh negeri, menurut Ahmad Tamim Azimi, juru bicara Otoritas Penanggulangan Bencana Alam.

"Bidikan dingin, hujan salju lebat dan hujan yang mulai dua minggu lalu telah menyebabkan kerusakan," katanya.

Sebagian besar korban tewas disebabkan tertimpa atap runtuh di bawah salju tebal.

Yang paling terpukul adalah wilayah selatan Kandahar, Helmand, Zabul, dan Provinsi Herat barat.

Di Herat, tujuh orang -semua anggota keluarga yang sama dan termasuk anak-anak- meninggal ketika atap mereka ambruk.

Musim dingin esktrem sering kali menelan banyak korban di pegunungan Afghanistan.

Editor : Nathania Riris Michico
Artikel Terkait
Internasional
23 jam lalu

Iran Ingatkan Trump Tak Ulangi Kesalahan di Afghanistan dan Irak, 7.000 Tentara AS Tewas

All Sport
2 hari lalu

Indonesia–Afghanistan Jajaki Kerja Sama Futsal, FFI Buka Peluang hingga Olimpiade

Internasional
2 hari lalu

Pakistan Mencekam, Pasukan Pemerintah Bunuh 145 Anggota Kelompok Separatis

Megapolitan
6 hari lalu

Pramono Perpanjang WFH dan PJJ di Jakarta hingga 1 Februari 2026

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal