Maafkan Pelaku, Begini Pengakuan Suami Korban Penembakan Selandia Baru

Nathania Riris Michico
Masjid di Christchurch. (FOTO: EPA)

"Dia berteriak 'datang ke sini, cepat', dan dia membawa banyak anak-anak dan perempuan menuju taman yang aman," kata Ahmad.

"Kemudian dia kembali untuk memeriksa saya, karena saya di kursi roda, dan ketika dia mendekati gerbang dia ditembak. Dia sibuk menyelamatkan hidup, melupakan dirinya sendiri," terang Ahmad.

Ahmad (59) yang harus duduk di kursi roda sejak ditabrak oleh pengemudi mabuk pada 1998, percaya dia lolos dari hujan peluru karena pria bersenjata itu fokus pada target lain.

"Orang ini menembak satu orang dua, tiga kali, mungkin itu yang memberi kita waktu untuk pindah, bahkan orang yang mati dia (pelaku) tembak lagi."

Dia tidak melihat istrinya ketika dia meninggalkan masjid dan baru mengetahui istrinya sudah tewas saat seseorang memotret tubuhnya.

Editor : Nathania Riris Michico
Artikel Terkait
2 hari lalu

Polisi Pastikan Wamenpar Tak di Lokasi Festival Lembah Baliem saat Penembakan

2 hari lalu

Reaksi Keras PM Thailand usai Penembakan di Sekolah Tewaskan 8 Orang

2 hari lalu

Penembakan di Festival Lembah Baliem Papua Pegunungan, 2 Orang Luka-Luka!

3 hari lalu

Korban Tewas Penembakan di Sekolah Thailand Jadi 6 Orang, 3 Guru dan 3 Siswa

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal