Mahasiswa Nekat Bunuh Diri agar Bisa Donorkan Ginjal untuk Kakak

Anton Suhartono
(Foto: AFP)

"Dia menyebut dalam catatan itu bahwa organ lainnya juga bisa didonorkan kepada orang yang membutuhkan," kata seorang pejabat kepolisian, menirukan isi surat Tandel, dikutip dari The Times of India, Selasa (26/6/2018).

Jasad korban dibawa ke Rumah Sakit SSG. Hasil pemeriksaan dokter menyebutkan, jasad Tandel seharusnya ditangani maksimal 36 jam sejak waktu kematian, agar organ tubuhnya masih bisa digunakan. Dengan demikian, ginjal sudah tidak dapat didonorkan lagi.

Menurut keterangan polisi, Tandel bunuh diri saat kampus sedang libur. Dia kembali ke kos pada 20 Juni untuk memulai semester 3. Namun perkuliahan baru dimulai sepekan kemudian. Saat itu teman kos Tandel juga pulang ke rumah.

Sementara itu ibu korban mengatakan, saat terakhir bertemu, tidak ada tanda-tanda anaknya mengalami tekanan.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
Internasional
16 hari lalu

Cemburu, Suami Bakar Istri hingga Tewas di Hadapan Anak-Anak

Internasional
17 hari lalu

Dokter yang Viral karena Pukuli Pasien di Tempat Tidur RS Diskorsing

Internasional
18 hari lalu

Viral, Dokter Terpaksa Operasi Korban Kecelakaan Lalu Lintas di Pinggir Jalan

Internasional
19 hari lalu

Ternyata Ini Penyebab Tur Lionel Messi di India Rusuh

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal