Mahathir Ancam Perusahaan Malaysia Biang Kerok Kebakaran Hutan di Indonesia

Anton Suhartono
Mahathir Mohamad (Foto: AFP)

Dia mengatakan, hal ini yang menjadi penyebab perselisihan dengan Indonesia, tentang asal kabut asap dan siapa yang harus bertanggung jawab.

(Sekolah di dekat Menara Petronas diliburkan akibat kabut asap/AFP)

“Kita harus mempublikasikan lebih banyak di mana hotspot berada melalui pernyataan pemerintah. Warga kami sudah mengemukakan masalah ini dengan menteri-menteri Indonesia. Tapi mereka mengklaim kabut itu dari Malaysia. Karena itu kami harus menerbitkan peta yang menunjukkan gambar satelit hotspot," katanya.

Sebelumnya, Indonesia menyebut ada empat perusahaan Malaysia yang diidentifikasi sebagai penyebab kebakaran hutan dan lahan di Sumatera dan Kalimantan.

Mengomentari hal itu, Menteri Energi, Sains, Teknologi, Lingkungan dan Perubahan Iklim Malaysia Yeo Bee Yin mengatakan, Indonesia punya otoritas penuh untuk menegakkan hukum di wilayahnya, bahkan jika pelakunya perusahaan asal Malaysia.

Saat ini Malaysia belum memiliki undang-undang yang bisa menjatuhkan hukuman bagi perusahaannya di luar negeri yang menyebabkan polusi udara.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
7 jam lalu

BNPB Ungkap Sebaran Asap Karhutla: Malaysia, Singapura dan Brunei Berpotensi Terdampak

23 jam lalu

Prabowo Pimpin Rapat di Hambalang, Bahas Syarat Warga Dayak Masuk TNI hingga Karhutla

1 hari lalu

Tak Hanya Ganggu Pernapasan, Dokter Ungkap Kabut Asap Berdampak pada Kesuburan Pria

2 hari lalu

Bertambah, Jumlah Tersangka Kasus Karhutla Capai 89 Orang

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal