Mahathir Mohamad Bikin Heboh soal Malaysia Bukan Negara Multiras

Anton Suhartono
Mahathir Mohamad menyebut UUD hanya menyebut Melalu-Malaysia (Foto: Reuters)

“Oleh karena itu Anwar harus mengikuti manifesto DAP, khususnya membuat Tanah Melayu multiras dan mengganti agama resmi Islam menjadi negara sekuler dan negara tanpa agama resmi,” ujarnya.

Komentar itu disampaikan Mahathir menanggapi pernyataan kepala informasi Partai UMNO Bukit Gelugor, Huzaidi Husin, pada 16 Juni. Sebelumnya Husin meminta Mahathir berhenti menyampaikan pernyataan sentimen rasial. UMNO juga bagian dari koalisi pemerintahan Anwar.

Huzaidi mengatakan, tidak ada gunanya Mahathir mengobarkan sentimen rasial karena banyak orang Melayu yang bersemangat untuk melihat pemulihan ekonomi negara.

Huzaidi juga membantah DAP memiliki pengaruh besar di pemerintahan karena partai tersebut hanya memiliki empat menteri.

“Cukup memanipulasi orang Melayu dengan memainkan isu rasial untuk kekuasaan dan posisi,” kata Huzaidi, merujuk pada Mahathir.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
2 hari lalu

Kunjungan Wisman Tembus 8,97 Juta hingga Juli 2026, Terbanyak dari Malaysia-China

3 hari lalu

Malaysia Rayakan Hari Kemerdekaan ke-69, Gelar Parade Militer

10 hari lalu

Padamkan Kebakaran Hutan Kalimantan, Malaysia Bantu Modifikasi Cuaca di Langit Indonesia

10 hari lalu

BMKG Ungkap Penyebab Asap Karhutla Kalimantan Bisa Terbawa sampai Malaysia-Singapura

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal