Mahathir Mohamad: Trump Tak Paham Dunia, Ketinggalan 100 Tahun

Anton Suhartono
Mahathir Mohamad yakin AS tak akan bisa mengalahkan China dalam perang dagang (Foto: AP)

“Anda harus mempertimbangkan hak-hak orang. Ini bukan cara mengelola negara yang benar," ujarnya.

Di masa lalu, lanjut Mahathir, AS dengan gagahnya berbicara tentang hak asasi manusia (HAM), pembangunan, dan hal serupa lainnya. Banyak orang, termasuk dirinya, menganggap AS merupakan negara hebat. Pasalnya, di masa lalu AS berada di bawah penjajahan Inggris, namun bisa bangkit menjadi negara merdeka, bahkan menjadi kekuatan terbesar dunia.

"Jadi, kita ingin belajar dari mereka. Tapi sekarang, kita melihat Amerika Serikat yang baru. Saya kira dia (Trump) tidak memahami dunia. Dia ketinggalan 100 tahun lalu," kata Mahathir.

Lebih lanjut dia mengatakan kehadiran armada militer AS di Laut China Selatan menunjukkan ketidakstabilan negara itu seraya mendesak untuk menarik diri.

Dia yakin AS tak akan suka jika kapal-kapal perag China dikerahkan ke Laut Karibia, apalagi sampai melakukan latihan militer bersama sekutu-sekutunya di sana.

"Ini bukan Amerika, ini Laut China Selatan, ini Asia. AS adalah kekuatan dunia, tapi Anda harus menggunakan kekuatan itu dengan bijaksana, bukan untuk memprovokasi konflik antarnegara," ujarnya.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
10 jam lalu

Indonesia Segera Ekspor Beras Premium ke Malaysia, Tahap Awal Kirim 1.000 Ton

10 jam lalu

Balas Trump, Giliran Iran Klaim California Wilayah Negaranya

11 jam lalu

Trump Semprot Presiden Korsel Lee karena Tak Mau Bantu AS Perang Lawan Iran

12 jam lalu

Iran Ancam Negara-Negara Arab yang Bantu AS Serang Negaranya

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal