Mahathir Sebut Perjanjian Dagang Malaysia-AS Rugikan Pribumi, Ini Respons Pemerintah

Anton Suhartono
Malaysia mengomentari tuduhan Mahathir Mohamad bahwa perjanjian dagang dengan AS merugikan kaum pribumi (Foto: Facebook)

Isu Bumiputera Jadi Pusat Polemik

Mahathir sebelumnya mengatakan, perjanjian itu akan membuat Malaysia harus memberikan perlakuan yang sama kepada Amerika terhadap barang-barang yang biasanya mendapat perlindungan khusus untuk bumiputera. Dia juga menuding ada banyak klausul dalam dokumen setebal 400 halaman itu yang berpotensi menyerahkan kekuasaan ekonomi Malaysia kepada AS.

Namun pemerintah menekankan, tidak ada satu pun klausul yang menyinggung penghapusan hak-hak bumiputera secara langsung atau tidak langsung. Zafrul menegaskan kembali kebijakan afirmatif untuk bumiputera tetap menjadi dasar utama dalam kebijakan ekonomi nasional.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
Buletin
7 jam lalu

Iran Hujani Israel dengan Rudal Balistik, Kilang Minyak Bahrain Ikut Meledak

Internasional
15 jam lalu

Viral! Rudal Patriot AS Nyasar Hantam Rumah Warga Bahrain, Gagal Cegat Drone Iran

Internasional
18 jam lalu

Video Buktikan Rudal Tomahawk AS Hantam Sekolah di Iran, Tepis Pernyataan Trump

Internasional
19 jam lalu

Mojtaba Khamenei Jadi Pemimpin Baru Iran, Trump: Kita Lihat Saja Apa yang Terjadi!

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal