Mahathir Tegaskan Lebih Baik Mosi Tidak Percaya kepada PM Muhyiddin ketimbang Gelar Pemilu

Anton Suhartono
Mahathir Mohamad (Foto: AFP)

KUALA LUMPUR, iNews.id - Politikus senior MalaysiaMahathir Mohamad menegaskan mosi tidak percaya terhadap Perdana Menteri Muhyiddin Yassin harus dilanjutkan. Dia menilai mosi tidak percaya penting dilakukan untuk mengetahui apakan Muhyddin masih mengantongi mayoritas dukungan di parlemen atau tidak.

Mahathir mengubah haluan terkait klaim Anwar Ibrahim pada Rabu lalu yang menyebutkan dia sudah mendapat dukungan dari mayoritas anggota parelemen Dewan Rakyat untuk membentuk pemerintahan baru.

Pasalnya, Presiden Partai Organisasi Nasional Melayu Bersatu (UMNO)
Ahmad Zahid Hamidi mengatakan banyak anggotanya di parlemen yang saat ini mendukung Anwar Ibrahim.

Menurut Mahathir, parlemen harus memberikan suara untuk memutuskan siapa yang memiliki dukungan mayoritas sebagai perdana menteri, ketimbang menggelar pemilihan umum baru yang berisiko di tengah pandemi Covid-19.

"Sejak Muhyiddin dilantik sebagai perdana menteri, saya meminta diadakan mosi tidak percaya di parlemen untuk menyelesaikan masalah ini. Jika ini dilakukan, kita bisa menghindari pemilihan umum di saat masih berjuang melawan pandemi Covid-19," kata Mahathir, dikutip dari The Straits Times, Jumat (25/9/2020).

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
2 hari lalu

Pemerintah RI Beri Penegasan Status WNI bagi 1.512 Anak Pekerja Migran Indonesia di Malaysia

4 hari lalu

Kunjungan Wisman Tembus 8,97 Juta hingga Juli 2026, Terbanyak dari Malaysia-China

6 hari lalu

Malaysia Rayakan Hari Kemerdekaan ke-69, Gelar Parade Militer

12 hari lalu

Padamkan Kebakaran Hutan Kalimantan, Malaysia Bantu Modifikasi Cuaca di Langit Indonesia

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal