Makin Panas, Rusia Tuduh Ukraina Kerahkan Artileri Berat dan Pasukan di Perbatasan

Anton Suhartono
Maria Zakharova (Foto: Reuters)

MOSKOW, iNews.id - Rusia menuduh Ukraina memindahkan peralatan artileri berat ke garis depan pertempuran dengan kelompok pemberontak pro-Rusia, meningkatkan kembali eskalasi di perbatasan Donbass.

Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Rusia Maria Zakharova mengatakan, langkah Ukraina tersebut mengganggu pembicaraan damai. 

"Negosiasi penyelesaian damai praktis menemui jalan buntu. Dengan dukungan negara-negara NATO yang memompa negara itu dengan senjata, Kiev membangun pasukannya di jalur kontak di Donbass," kata Zakharova, dikutip dari Reuters, Kamis (9/12/2021).

Dia menambahkan Ukraina sebenarnya hanya perlu memenuhi kewajiban berdasarkan perjanjian Minsk 2014 dan 2015 guna mengakhiri konflik.

Sejauh ini belum ada tanggapan segera dari Ukraina. Namun sebelumnya Ukraina membantah tuduhan Rusia berencana untuk merebut kembali wilayah Donbass dengan paksa.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
3 hari lalu

Rusia Bombardir Ukraina dengan Rudal dan Drone, 8 Orang Tewas Puluhan Terluka

6 hari lalu

Serangan Rudal AS Hancurkan Jembatan Kereta Hubungkan Iran dengan China dan Rusia

11 hari lalu

Kunjungi Wilayah Ukraina yang Direbut Rusia, Putin: Rusia Akan Menang Perang!

13 hari lalu

Rusia Ngamuk Bombardir Kiev Hancurkan Gedung-Gedung, 11 Orang Tewas Puluhan Luka

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal