Makin Panas, Rusia Tuduh Ukraina Kerahkan Artileri Berat dan Pasukan di Perbatasan

Anton Suhartono
Maria Zakharova (Foto: Reuters)

Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskiy juga berharap untuk mencapai kesepakatan gencatan senjata yang baru.

Pernyataan Zakharova itu terjadi 2 hari setelah Presiden Amerika Serikat (AS) Joe Biden melakukan peremuan virtual dengan mitranya dari Rusia, Vladimir Putin.

Pertemuan itu didominasi pembahasan yang tegang soal Ukraina. Biden menyuarakan keprihatinan tentang kehadiran kekuatan militer Rusia di dekat perbatasan. Dia juga memperingatkan Putin bahwa Rusia akan menghadapi konsekuensi ekonomi yang serius jika menyerang Ukraina.

Sementara itu Putin menimpali, tuduhan bahwa negaranya akan menyerang Ukraina pada awal 2022, sebagaimana disampaikan intelijen AS, merupakan bentuk provokasi. Dia justru menuduh Ukraina dan NATO mengompori ketegangan.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
4 hari lalu

Pesawat Pengebom Strategis Rusia Tu-95 Jatuh, 6 Kru Tewas

5 hari lalu

Rusia Kembali Bombardir Kiev, Pusat Data hingga Kantor Operator Seluler Terbesar Ukraina Jadi Sasaran 

7 hari lalu

Terungkap! Trump Desak Presiden Ukraina Zelensky Terbang ke Moskow Temui Putin, tapi Ditolak

11 hari lalu

Balas Dendam, Rusia Hancurkan 3 Pabrik Baja Terbesar Ukraina

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal