Malaysia Kecam Prancis: Penerbitan Kartun Nabi Bentuk Kebencian Bukan Kebebasan Berekspresi

Arif Budiwinarto
Menteri Luar Negeri Malaysia, Hisammuddin Hussein, menyebut penerbitan kartun Nabi Muhammad di Prancis merupakan bentuk kebencian bukan kebebasan berekspresi. (foto: Strait Times)

Malaysia, kata Menlu Hisammuddin, sebagai negara Islam yang moderat dan demokratis menjunjung tinggi kebebasan berpendapat. Akan tetapi, dalam pelaksanaannya kebebasan harus diiringi sikap saling menghormati bukan mengedepankan ego.

"Tindakan semacam itu provokatif dan tidak menghormati Islam serta lebih dari dua miliar Muslim di seluruh dunia."

"Malaysia akan terus bekerja dengan komunitas internasional untuk mempromosikan rasa saling menghormati di antara agama dan mencegah ekstremisme agama di semua tingkatan," tuturnya.

Editor : Arif Budiwinarto
Artikel Terkait
Internasional
2 hari lalu

PM Malaysia: Perang Timur Tengah Bisa Picu Krisis Dahsyat, Belum Pernah Terjadi Sebelumnya

Internasional
3 hari lalu

Perang Timur Tengah, Malaysia Pertahankan Harga BBM Subsidi Rp8.500 Selama 2 Bulan

Internasional
4 hari lalu

Prancis dan Uni Eropa Kompak Dukung Spanyol Lawan Ancaman AS soal Perang Melawan Iran

Internasional
7 hari lalu

Prancis Kirim Kapal Induk Charles de Gaulle Berlayar, Sinyal Keras untuk Iran

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal