Mantan Agen CIA Sebut Trump Mungkin Perintahkan Serang Iran 23 atau 24 Februari

Anton Suhartono
Donald Trump mungkin akan memerintahkan serangan terhadap Iran pada Senin atau Selasa (23-24/2) (Foto: Centcom)

Pernyataan Kiriakou itu bertolak belakang dengan rencana pertemuan lanjutan AS dan Iran membahas negosiasi nuklir pekan ini.

Menlu Oman Badr Al Busaidi mengonfirmasi perundingan nuklir lanjutan antara AS dan Iran akan berlangsung pada Kamis pekan ini di Jenewa, Swiss.

“Dengan senang hati saya konfirmasi negosiasi AS-Iran dijadwalkan di Jenewa pada Kamis ini, dengan dorongan positif untuk melangkah lebih jauh menuju penyelesaian kesepakatan,” kata Albusaidi, dalam pernyataan di media sosial.

Beberapa jam sebelum pernyataan Albusaidi, Menlu Iran Abbas Araghchi mengatakan Teheran siap menerapkan “mekanisme pemantauan penuh” untuk menjamin bahwa program nuklirnya bersifat damai.

Dia menegaskan Iran ingin melakukan pengayaan uranium di dalam negeri ketimbang membeli dari luar negeri meski ada tekanan kuat dari AS. Araghchi menegaskan masalah ini merupakan martabat dan harga diri bagi rakyat Iran.

“Kami mengembangkan teknologi ini, hasil karta para ilmuwan kami, dan itu sangat berharga bagi kami karena telah menciptakannya. Kami telah membayar biaya harga mahal untuk itu,” katanya.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
17 jam lalu

Pertama Kali, AS Akan Siarkan Langsung Eksekusi Mati dengan Regu Tembak

1 hari lalu

Wabah Pes di Rusia akibat Senjata Biologi? Ini Komentar Trump

20 jam lalu

Presiden Pezeshkian Jelaskan ke Putin, Kenapa Iran dan AS Tak Kunjung Berdamai

1 hari lalu

81 Pesawat Militer AS Rusak dan Hancur Selama Perang Melawan Iran, Ini Daftarnya

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal