Mantan Agen CIA Sebut Trump Mungkin Perintahkan Serang Iran 23 atau 24 Februari

Anton Suhartono
Donald Trump mungkin akan memerintahkan serangan terhadap Iran pada Senin atau Selasa (23-24/2) (Foto: Centcom)

WASHINGTON, iNews.id - Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump mungkin akan memerintahkan serangan terhadap Iran pada Senin atau Selasa (23-24/2/2026). Hal itu diungkap mantan agen badan intelijen CIA, John Kiriakou, yang mendapat kabar dari Gedung Putih.

"Saya punya teman, mantan pejabat CIA, yang bertugas di Gedung Putih ... berbicara kepada teman-temannya, mengatakan bahwa keputusan telah dibuat untuk menyerang Iran pada Senin atau Selasa," kata Kiriakou, seperti dikutip dari Sputnik, Senin (23/2/2026).

Trump sebelumnya memberi waktu kepada Iran 15 hari untuk menerima proposal menghentikan pengayaan uranium, program rudal balistik, serta bantuan untuk kelompok proksi di Timur Tengah. Namun Iran belum menunjukkan persetujuan atas keinginan AS tersebut.

"Jadi jika kali ini terbukti tidak berhasil, dia akan melancarkan serangan," kata Kiriakou.

Di lingkaran dekat Trump, beberapa pejabat dilaporkan menyetujui serangan terhadap Iran, yakni Menteri Luar Negeri (Menlu) Marco Rubio dan Menteri Pertahanan Pete Hagseth. Sementara Wakil Presiden JD Vance dan kepala badan intelijen nasional Tulsi Gabbard menentangnya.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
14 jam lalu

Data Terbaru: 81 Pesawat Militer AS Hancur dan Rusak Selama Perang Melawan Iran

14 jam lalu

Israel-AS Siapkan Serangan Terbaru, Iran: Balasan Kami Lebih Dahsyat

14 jam lalu

Trump Kian Agresif Jelang Pemilu, Perang Iran Jadi Senjata Kampanye?

15 jam lalu

Presiden Pezeshkian Bilang ke Putin, Iran Siap Damai dengan AS, asal...

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal