Mantan Bos Intelijen Belanda Diminta jadi Perdana Menteri, Cegah Geert Wilders Berkuasa?

Ahmad Islamy Jamil
Mantan Direktur Jenderal Badan Intelijen dan Keamanan Belanda (AIVD), Dick Schoof, saat konferensi pers di Den Haag, Belanda, Selasa (28/5/2024). (Foto: Reuters)

“Ini sangat istimewa, dan saya sadar betul bahwa pekerjaan perdana menteri Belanda adalah pekerjaan yang berat,” ucapnya.

Pada pertengahan bulan ini, media penyiaran Belanda RTL Nieuws melaporkan bahwa Ronald Plasterk kemungkinan besar akan menjadi kandidat PM. Plasterk sendiri bertindak sebagai mediator pada awal negosiasi yang berjalan alot di dalam koalisi PVV-VVD-NSC-BBB.

Untuk diketahui, Plasterk adalah mantan menteri dalam negeri dan hubungan kerajaan Belanda di kabinet kedua PM Mark Rutte. Dia memegang jabatan tersebut dari 2012 hingga 2017. Sebelum itu, Plasterk juga menduduki pos menteri pendidikan, kebudayaan, dan ilmu pengetahuan di kabinet Perdana Menteri Jan Peter Balkenende sejak 2007 hingga 2010. 

Namun, Plasterk mengumumkan bahwa dia belum siap untuk menjadi PM dan memimpin pemerintahan baru Belanda.

Editor : Ahmad Islamy Jamil
Artikel Terkait
2 hari lalu

Tak Kasih Ampun, Rusia Serang Markas Besar Badan Intelijen Ukraina SBU

4 hari lalu

Drone Rusia Gentayangan di Negara-Negara Eropa, Uni Eropa Siapkan Sanksi Baru

4 hari lalu

Babak Baru Perang Rusia Vs Ukraina, Negara-Negara Eropa Bakal Terlibat?

5 hari lalu

Intelijen Ukraina Ungkap 8 WNI Jadi Tentara Rusia, Ini Respons BIN

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal