Mantan PM Israel Ingatkan Netanyahu: Negara dalam Bahaya Besar!

Ahmad Islamy Jamil
Mantan Perdana Menteri Israel Naftali Bennett. (Foto: Reuters)

Pada Sabtu (25/3/2023) lalu, Gallant menyatakan bahwa rencana perombakan sistem peradilan Israel berisiko menimbulkan ancaman yang jelas, langsung, dan nyata terhadap keamanan negara itu. Dia pun menyerukan agar rencana tersebut dihentikan.

Kabar pemecatan Gallant menuai protes dari masyarakat Israel. Puluhan ribu orang menggelar unjuk rasa dan turun ke jalan di Tel Aviv dan Yerusalem. Massa juga berkumpul di luar kediaman Netanyahu di Yerusalem,

Polisi Israel menggunakan meriam air untuk memukul mundur demonstran yang menerobos ke kediaman Netanyahu pada Minggu, menurut saluran TV Israel Keshet 12.

Sementara itu, Konsul Jenderal Israel di New York, Asaf Zamir, mengumumkan pengunduran dirinya tak lama setelah Netanyahu memecat Gallant.

Editor : Ahmad Islamy Jamil
Artikel Terkait
2 hari lalu

Dari Medan Perang ke Pasar Gelap, Senjata Israel Dicuri Jatuh ke Geng Kriminal

2 hari lalu

AS Tak Izinkan Presiden Mahmoud Abbas Hadiri Sidang Umum PBB, Ini Reaksi Palestina

2 hari lalu

Israel Bobol! Banyak Senjata Dicuri dari Gudang Senjata Selama Perang Gaza

3 hari lalu

Miris! Gedung Tempat Tinggal di Gaza Dihuni Puluhan Orang Ambruk, 20 Tewas

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal