Mantan Presiden Rusia Sebut Serangan AS Gagal Hancurkan Nuklir Iran

Anton Suhartono
Dmitry Medvedev menyebut serangan AS ke fasilitas nuklir Iran gagal (Foto: AP)

Pernyataan Medvedev muncul sebagai respons atas komentar Donald Trump di platform Truth Social. Dalam unggahannya, Trump menyebut ada pejabat Rusia yang "dengan santai" menyebut kemungkinan memasok hulu ledak nuklir ke Iran bersama beberapa negara lain. Trump mempertanyakan apakah Medvedev benar-benar menyampaikan pernyataan seperti itu dalam percakapan internal.

Lebih lanjut, Medvedev juga menyuarakan kekhawatiran terhadap masa depan perjanjian pengendalian senjata nuklir New START antara Rusia dan Amerika Serikat. Ia memperingatkan bahwa perjanjian itu terancam tidak diperpanjang jika ketegangan global terus meningkat.

“Pertanyaannya adalah, apa yang akan terjadi selanjutnya?” katanya, menutup pernyataan dengan nada waspada.

Ketegangan antara Rusia dan AS terkait isu nuklir semakin memperumit situasi geopolitik global, terutama di tengah konflik yang masih membara di Timur Tengah antara Israel dan Iran, meskipun kedua negara telah menyepakati gencatan senjata pada 24 Juni lalu.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
1 hari lalu

JK Terima Penghargaan dari Northern Illinois University, Disebut Jembatani Indonesia-AS

1 hari lalu

Trump Akan Ubah Nama Negara Bagian New Mexico Jadi New America: Pendapatan Akan Meningkat!

2 hari lalu

3 Kapal Tanker Meledak dan Terbakar Kena Ranjau Iran di Selat Hormuz

2 hari lalu

Diancam Penjara oleh Trump, Anggota DPR Muslimah AS Ilhan Omar: Ada Motif Politik

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal