Marak Video Porno Deepfake Perempuan Muda Korsel, Polisi Selidiki Telegram

Anton Suhartono
Kepolisian Korsel meluncurkan penyelidikan awal terhadap Telegram terkait maraknya perederan video porno deepfake (Foto: AP)

Kepolisian Korsel juga akan bekerja sama dengan lembaga internasional lain untuk berusaha menyelidiki Telegram.

Data kepolisian Korsel mengungkap, total 88 laporan kejahatan seks deepfake diajukan antara Senin dan Kamis pekan lalu. Selain itu polisi telah menangkap 24 orang sebagai tersangka.

Sebagai bagian dari penyelidikan, delapan aplikasi yang bisa memproduksi pornografi deepfake di Telegram sedang dalam pengawasan. Selain itu polisi juga memantau grup-grup obrolan terkait penyebaran konten porno deepfake.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
Internasional
4 hari lalu

Pilot Sibuk Rekaman Video, 2 Jet Tempur Korsel Bersenggolan di Udara

Music
5 hari lalu

Gen Z Wajib Tahu! Prabowo Siap Banjiri Indonesia dengan Konser K-Pop

Nasional
15 hari lalu

Terungkap Alasan Korsel Keluarkan Travel Warning ke Bali, Mengejutkan!

Nasional
15 hari lalu

Heboh Korsel Keluarkan Travel Warning ke Bali, Kemenpar Buka Suara

Bisnis
16 hari lalu

Livin’ by Mandiri Hadirkan Fitur QR Antarnegara di Korea Selatan

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal