Marak Video Porno Deepfake Perempuan Muda Korsel, Polisi Selidiki Telegram

Anton Suhartono
Kepolisian Korsel meluncurkan penyelidikan awal terhadap Telegram terkait maraknya perederan video porno deepfake (Foto: AP)

Kepolisian Korsel juga akan bekerja sama dengan lembaga internasional lain untuk berusaha menyelidiki Telegram.

Data kepolisian Korsel mengungkap, total 88 laporan kejahatan seks deepfake diajukan antara Senin dan Kamis pekan lalu. Selain itu polisi telah menangkap 24 orang sebagai tersangka.

Sebagai bagian dari penyelidikan, delapan aplikasi yang bisa memproduksi pornografi deepfake di Telegram sedang dalam pengawasan. Selain itu polisi juga memantau grup-grup obrolan terkait penyebaran konten porno deepfake.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
19 jam lalu

Wow, Eks Presiden dan Ibu Negara Korsel Dapat Sumbangan Rp29 Miliar sejak Setahun Dipenjara

2 hari lalu

KCCI Ingin Kenalkan Lagu Korea Era 90-an ke Indonesia, Siapkan Kompetisi Trot dan Dangdut

3 hari lalu

Juri Kompetisi Chef Luvita Ho Ungkap Rahasia Dessert Korea-Indonesia yang Harmonis

3 hari lalu

Paduan Songpyeon Korea dengan Wedang Ronde Indonesia Jadi Dessert Kreatif

4 hari lalu

Bareskrim Tangkap Tatang Winata, Buronan Penyelundupan HP dari Korsel Rp250 Miliar

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal