Masjid Biru dan Makam Imam Bukhari, Jejak Diplomasi Soekarno di Rusia

Anton Suhartono
Masjid Raya Saint Petersburg atau Masjid Biru dipenuhi jamaah saat Ramadan (Foto: AFP)

Khrushchev memerintahkan anak buahnya mengumpulkan informasi dari para pemuka agama Islam di Samarkand. Dari situ Khrushchev mampu mengungkap keberadaan makam Imam Bukhari, meskipun kondisinya sangat tidak terawat.

Dia lalu memerintahkan pasukannya membersihkan dan memugar makam Imam Bukhari hingga tampak indah. Setelah itu, Soekarno memenuhi janji mengunjungi Moskow dan menyempatkan diri berkunjung ke Samarkand pada 12 Juni 1961.

Soviet membutuhkan dukungan Indonesia untuk melawan pengaruh Amerika Serikat (AS).

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
Nasional
4 hari lalu

Bahlil Sebut Negosiasi Pembelian LPG dari Rusia Masih Alot, Ada Apa?

Nasional
4 hari lalu

Bahlil: Minyak dari Rusia Siap Dikirim Bulan Ini

Nasional
5 hari lalu

Kabar Baik! Indonesia bakal Dapat Pasokan Minyak dari Rusia

Internasional
5 hari lalu

Krisis Timur Tengah, Diam-Diam Putin Buka Komunikasi dengan Pemimpin Israel hingga AS

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal