Masuk Daftar Hitam Kasus Narkoba, Polisi Filipina Ditembak Mati

Rully Ramli
Santiago Rapiz (Foto: Philnews)

Dia menambahkan, Rapiz diduga melindungi gembong narkoba dan turut berperan aktif dalam pengedaran obat terlarang.

Sampai saat ini, hampir 5.000 orang terbunuh terkait program perang narkoba Duterte sejak Juli 2016.

Organisasi perlindungan hak asasi manusia Filipina menyatakan ada ribuan kasus pembunuhan massal di wilayah miskin Filipina. Namun, tuduhan tersebut dibantah kepolisian yang menyatakan bahwa pelaku menolak untuk ditangkap dan melawan.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
1 hari lalu

KMP Batu Mandi Terbakar di Pelabuhan Merak, Polisi Selidiki Penyebabnya

4 hari lalu

Razia Kelab Malam, Polri Ungkap Tantangan Lacak Peredaran Narkoba di Tempat Hiburan

4 hari lalu

Bareskrim dan BNN Gerebek Kelab Malam di PIK hingga Jaktim, Tangkap 9 Orang Positif Narkoba!

5 hari lalu

Viral Aksi Begal Payudara Siswi di Bekasi, Polisi Tangkap Pria 42 Tahun

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal