Masuk Daftar Hitam Kasus Narkoba, Polisi Filipina Ditembak Mati

Rully Ramli
Santiago Rapiz (Foto: Philnews)

Dia menambahkan, Rapiz diduga melindungi gembong narkoba dan turut berperan aktif dalam pengedaran obat terlarang.

Sampai saat ini, hampir 5.000 orang terbunuh terkait program perang narkoba Duterte sejak Juli 2016.

Organisasi perlindungan hak asasi manusia Filipina menyatakan ada ribuan kasus pembunuhan massal di wilayah miskin Filipina. Namun, tuduhan tersebut dibantah kepolisian yang menyatakan bahwa pelaku menolak untuk ditangkap dan melawan.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
Nasional
1 hari lalu

Dubes RI untuk Filipina Agus Widjojo Meninggal Dunia

Megapolitan
2 hari lalu

Cekcok Rebutan Lahan Parkir, Pria di Blok M Jaksel Ditusuk

Megapolitan
6 hari lalu

Hujan Deras Guyur Jakarta, Jalan DI Panjaitan Jaktim Tergenang 50 Cm

Megapolitan
7 hari lalu

Ibu Bahar bin Smith Laporkan Balik Istri Anggota Banser Korban Penganiayaan ke Polisi

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal