Media Serbia Sebut Kebakaran Gereja Notre Dame Hukuman dari Tuhan

Anton Suhartono
Dari seberang Sungai Siene, warga memotret atap Katedral Notre Dame yang terbakar (Foto: AFP)

BEOGRAD, iNews.id - Dua media Serbia menyebut kebakaran gereja Katedral Notre Dame di Paris, Prancis, pada Selasa (16/4/2019) WIB merupakan hukuman dari Tuhan.

Disebutkan, kebakaran itu merupakan akibat dari dikibarkannya bendera Kosovo di Notre Dame saat perayaan 100 tahun Perang Dunia I tahun lalu.

"Hukuman Tuhan berlaku pada mereka," demikian judul halaman muka tabloid Alo dan Informer versi online yang dipublikasikan Senin malam waktu setempat, seperti dilaporkan AFP.

Namun beberapa saat kemudian, tabloid yang dekat dengan pemegang kekuasaan Serbia itu menarik judul kontroversial tersebut dari halaman muka.

Alo menyebut Prancis seperti meludahi para korban Serbia dalam perang tahun 1990-an. Kosovo merupakan salah satu provinsi Serbia yang kemudian memisahkan diri setelah etnis Albania membentuk pemerintahan sendiri pada 1999 dengan dukungan Amerika Serikat (AS) dan NATO.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
10 jam lalu

Macron Sindir Trump soal Gaza di Sidang Umum PBB: Ada yang Bilang Perdamaian Telah Dicapai

11 jam lalu

Kebakaran Hebat di Kebayoran Lama Hanguskan 18 Rumah, Kerugian Ditaksir Rp1,2 Miliar

13 jam lalu

Kebakaran Hebat di Kebayoran Lama Jaksel Berawal dari Warteg, 180 Orang Terdampak

22 jam lalu

Kebakaran Dekat Stasiun Kebayoran Jaksel, 128 Petugas Damkar Dikerahkan

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal