Menang Gugatan di Pengadilan Israel, Pemukim Yahudi Rebut Bangunan Gereja di Yerusalem Timur

Anton Suhartono
Pengadilan Israel memutus sebuah kelompok Yahudi sebaai pemilik sah bangunan gereja Ortodoks Yunani di Yeruaslem Timur (Foto: Reuters)

AMMAN, iNews.id - Pengadilan Israel, Rabu (8/6/2022), memutus kelompok pemukim Yahudi sebagai pemilik sah sebuah bangunan gereja Ortodoks Yunani di Kota Tua, Yerusalem Timur. Keputusan itu mengakhiri sengketa atas bangunan tersebut yang berlangsung hampir 20 tahun.

Ateret Cohanim, organisasi yang berupaya melakukan Yahudisasi di Yerusalem Timur, mengklaim telah membeli tiga bangunan, termasuk hotel dan gereja, dalam kesepakatan rahasia dan kontroversial pada 2004. Gereja juga menyewakan bangunan di sebelahnya sebagai hotel yang dijalankan oleh sebuah keluarga Palestina.

Penjualan tersebut memicu kemarahan warga Palestina serta pemecatan petinggi Ortodoks Yunani Yeusalem, Patriark Irineos I. Setelah itu gereja mengajukan tuntutan terhadap Ateret Cohanim dengan menyebut bangunan tersebut direbut secara ilegal.

Dalam putusan yang dirilis pada Rabu malam, Mahkamah Agung Israel menyatakan tuduhan adanya kesalahan dari pihak yang terlibat dalam penjualan tidak terbukti kebenarannya.

Terkait putusan pengadilan Israel, gereja mengecam dan menyebutnya tidak adil dan tidak memiliki dasar hukum yang logis. Mereka juga mengecam Ateret Cohanim sebagai organisasi radikal yang telah menggunakan cara curang dan ilegal untuk merebut bangunan suci di Yerusalem milik umat Nasrani.

Dewan Kepresidenan Tinggi Gereja Palestina menyebut putusan itu sebagai bentuk pengesahan Israel atas pencurian bangunan gereja.

Ramzi Khoury, kepala Komisi Kepresidenan Gereja Palestina, menyebut putusan pengadilan sebagai tindakan rasis dan ekstremis terhadap warga Palestina di Yerusalem. Dia yakin tujuan dari putusan pengadilan itu untuk mengusir warga Palestina dari Yerusalem.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
Internasional
9 jam lalu

Israel Tutup Masjid Al Aqsa Hampir 2 Minggu, Ini Peringatan Keras Hamas

Nasional
12 jam lalu

Indonesia, Saudi hingga Turki Kutuk Keras Ulah Israel Tutup Masjid Al Aqsa

Internasional
14 jam lalu

Gubernur California Kritik Keras Netanyahu, Sebut Israel Negara Apartheid

Internasional
19 jam lalu

Tolak Gencatan Senjata, Iran: Kami Ingin Beri Pelajaran kepada AS-Israel

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal