Mendagri Libya Fathi Bashagha Lolos dari Upaya Pembunuhan

Djairan
Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Libya, Fathi Bashagha, lolos dari upaya pembunuhan. (Foto: Reuters)

Libya, negara Afrika Utara sebagai penghasil minyak, telah terpecah antara pemerintahan versi Pemerintah Kesepakatan Nasional (GNA) yang diklaim diakui secara internasional, dengan pemerintahan versi tandingan di timur. Keduanya didukung oleh berbagai aktor lokal dan internasional.

Bashagha adalah Mendagri GNA yang diakui oleh Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) sejak Oktober 2018, yang sebelumnya difavoritkan dan digadang-gadang untuk menggantikan pimpinan terakhir, Fayez al-Sarraj.

Namun, posisi itu akhirnya jatuh ke tangan Abdul Hamid Dbeibah, pengusaha berusia 61 tahun dari Misrata yang dipilih sebagai perdana menteri oleh delegasi Libya dari kedua belah pihak, pada pembicaraan damai yang dimediasi oleh PBB di Jenewa, Swiss, bulan lalu.

Editor : Ahmad Islamy Jamil
Artikel Terkait
10 hari lalu

Muncul 'NATO' Baru di Timur Tengah? Ini Isi Pakta Pertahanan Makkah

15 hari lalu

Polda Metro Pulangkan 3 WNI Korban TPPO dari Libya, 41 Lainnya Tunggu Evakuasi

17 hari lalu

60.000 Imigran Seberangi Perbatasan Laut Spanyol-Maroko, Puluhan Tewas Tenggelam

24 hari lalu

Indonesia Dorong Dewan Keamanan PBB Perkuat Pencegahan Konflik 

26 hari lalu

6 Calon Sekjen PBB Debat, Paparkan Atasi Konflik Global di Masa Depan

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal