Mengapa Amerika Serikat Ingin Rebut Minyak Venezuela?

Anton Suhartono
Minyak Venezuela kembali menjadi pusat ketegangan antara Amerika Serikat dan Karakas (Foto: AP)

Ketegangan mencapai puncaknya ketika Trump mengumumkan blokade terhadap kapal tanker minyak Venezuela. Dalam pernyataan di Truth Social, Trump menuduh Venezuela mencuri minyak milik AS dan mengklaim wilayah tersebut telah dikepung armada terbesar dalam sejarah Amerika Selatan.

Belum lama ini, militer AS juga menyita kapal tanker minyak di lepas pantai Venezuela. Pemerintahan di Karakas mengecam tindakan tersebut sebagai pembajakan internasional dan pelanggaran kedaulatan negara.

Pernyataan kontroversial ajudan Trump, Stephen Miller, yang menyebut seluruh minyak Venezuela sebagai milik AS, semakin memperjelas betapa sentralnya isu energi dalam konflik ini. Bagi banyak pengamat, narasi perang melawan narkoba dan demokrasi hanyalah lapisan luar dari perebutan sumber daya alam.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
Internasional
47 menit lalu

Turki: Israel Bujuk AS agar Tolak Gencatan Senjata dengan Iran

Internasional
11 jam lalu

Perang Terus Memanas! AS-Israel Bombardir Fasilitas Nuklir Natanz Milik Iran

Internasional
2 hari lalu

Fantastis! Israel Habiskan Rp100 Triliun Lebih untuk Perang 20 Hari Lawan Iran

Internasional
2 hari lalu

Nah, Pemerintahan Trump Mulai Waswas Harga BBM Melonjak Dampak Serangan ke Iran

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal