Mengejutkan, Putin Usul Perombakan Konstitusi Rusia dan Tunjuk Perdana Menteri Baru

Anton Suhartono
Vladimir Putin (kiri) dan Dmitry Medvedev (Foto: AFP)

"Saat ini ada permintaan untuk perubahan dari masyarakat kita," kata Putin, dalam pidatonya, dikutip dari AFP, Kamis (16/1/2020).

Paket reformasi konstitusi ini akan dimasukkan dalam pemungutan suara nasional, namun tak dijelaskan waktu spesifiknya.

"Kita hanya akan dapat membangun Rusia yang kuat dan sejahtera berdasarkan penghormatan terhadap opini publik," kata pria berusia 67 tahun itu.

Setelah pidato tersebut, Medvedev, didampingi Putin, muncul di stasiun televisi nasional untuk menyatakan pengunduran diri.

Medvedev mengatakan konstitusi yang baru akan membuat perubahan signifikan pada keseimbangan kekuasaan negara. Oleh karena itu, pemerintahannya memutuskan mundur.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
Internasional
2 hari lalu

Rusia Heran Negara-Negara Arab Kutuk Iran, tapi Abaikan Serangan AS-Israel

Internasional
2 hari lalu

Perang Timur Tengah Semakin Meluas, Rusia Usulkan Moratorium Serangan

Internasional
2 hari lalu

Rusia: Iran Punya Hak Tentukan Nasib Sendiri tapi Diganggu AS-Israel

Internasional
11 hari lalu

Zelensky Tegaskan Tak Akan Serahkan Wilayah Ukraina ke Rusia demi Gencatan Senjata

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal