Mengenal Autopen, Alat Pembuat Tanda Tangan yang Jadi Senjata Trump Serang Joe Biden

Anton Suhartono
Autopen kembali menjadi sorotan setelah Donald Trump menyerang pendahulunya, Joe Biden (Foto: AP)

Senjata Politik Trump untuk Menggoyang Legitimasi Kebijakan Biden

Trump mengklaim sekitar 92 persen instruksi presiden era Biden ditandatangani menggunakan autopen. Dia menuding Biden hanya menjadi “figuran” karena keputusan pemerintah dibuat oleh kelompok kiri radikal di sekelilingnya.

“Setiap dokumen yang ditandatangani Joe Biden menggunakan autopen dengan ini dihentikan dan tidak memiliki kekuatan lebih lanjut,” kata Trump, dalam posting-an di Truth Social.

Trump bahkan menyebut kebijakan yang diteken lewat autopen sebagai “kebijakan kotor” dan menilai penggunaan alat itu dilakukan secara ilegal oleh pihak sekitar Biden.

Apakah Autopen Benar-Benar Bermasalah?

Secara teknis, tidak. Autopen bukan alat yang melanggar hukum, dan sudah menjadi standar dalam birokrasi modern yang menangani ribuan dokumen.

Trump memanfaatkannya untuk meragukan otoritas Biden sebagai penandatangan utama kebijakan. Penggunaan autopen dijadikan simbol bahwa Biden tidak menjalankan kekuasaan penuh selama masa jabatannya.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
Nasional
2 jam lalu

Aktivis Pro Palestina: Perang Kemungkinan Berakhir, Ancaman Iran Bikin AS Ketar-ketir!

Buletin
7 jam lalu

Angkatan Laut AS Siap Kawal Kapal Tanker yang Melintasi Selat Hormuz, Iran Ancam Jadikan Target Serangan

Internasional
8 jam lalu

Menlu Araghchi: Iran Siap Perang Panjang Lawan AS-Israel

Internasional
8 jam lalu

AS Klaim Hancurkan 80% Peluncur Rudal Iran tapi Serangan ke Israel Justru Makin Ganas

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal