Mengenal Bom Klaster yang Digunakan Thailand Serang Kamboja

Anton Suhartono
Konflik Thailand dan Kamboja semakin memanas, salah satunya terkait penggunaan bom klaster (Foto: Reuters)

Selanjutnya, tabung pecah pada ketinggian yang sudah ditentukan, bergantung pada area target yang dituju kemudian bom-bom kecil di dalamnya tersebar di area itu. Bom juga dikendalikan dengan pengatur waktu sehingga bisa meledak lebih dekat ke tanah.

Saat meledak, bom akan menyebarkan pecahan peluru yang dirancang untuk membunuh pasukan atau menghancurkan kendaraan lapis baja seperti tank dalam area yang luas. 

Mengapa Banyak Negara Melarang Bom Klaster?

Diketahui, bom klaster dilarang oleh lebih dari 100 negara. Hal ini karena bahaya yang ditimbulkannya untuk warga sipil. Biasanya bom klaster melepaskan banyak bom kecil yang bisa membunuh tanpa pandang bulu di area yang luas. 

Tak hanya itu, bom yang tidak aktif bisa bertahan di tanah selama bertahun-tahun sebelum meledak.

Kelompok hak asasi manusia bahkan menggambarkan bom klaster atau munisi tandan senjata yang “menjijikkan” serta penggunaannya sebagai kejahatan perang.

Sebagian negara di dunia telah melarang penggunaan senjata ini melalui Konvensi Munisi Tandan (CCM) yang melarang penimbunan, produksi, hingga pengirimannya.  Di antara negara yang tidak menandatangani konvensi ini termasuk Thailand, di samping Amerika Serikat, Ukraina, Rusia, serta 71 negara lain.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Thailand Geger, Beredar Foto Presiden Macron Berlutut di Hadapan Raja Maha Vajiralongkorn

57 tahun lalu

Detik-Detik Truk yang Dikemudikan Bocah 11 Tahun Tabrak Rombongan Biksu, 8 Tewas!

57 tahun lalu

Tragedi Maut! 8 Biksu Tewas Ditabrak Truk yang Dikemudikan Bocah 11 Tahun

57 tahun lalu

Markas Judol di Hayam Wuruk Pakai Pola Operasi ala Kamboja dan Myanmar

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal