Mengenal Druze, Suku Minoritas yang Jadi Alasan Israel Serang Suriah

Anton Suhartono
Nama Druze kembali mencuat ke permukaan setelah Israel melancarkan serangan ke wilayah selatan Suriah yang diklaim sebagai upaya melindungi suku minoritas itu (Foto: AP)

JAKARTA, iNews.id – Nama Druze kembali mencuat ke permukaan setelah Israel melancarkan serangan ke wilayah selatan Suriah yang diklaim sebagai upaya melindungi suku minoritas tersebut. Namun siapa sebenarnya kaum Druze dan mengapa kelompok minoritas ini begitu penting dalam dinamika politik dan militer di kawasan Timur Tengah?

Mengenal Druze

Druze (juga dieja Duruz atau Druz) adalah komunitas agama minoritas yang berasal dari pecahan Islam Ismailiyah dan memiliki ajaran tersendiri yang bersifat esoteris. Kepercayaan mereka bersifat tertutup, tidak menerima pertobatan atau perpindahan agama masuk, dan memadukan unsur-unsur dari Islam, Gnostik, filsafat Yunani, serta pemikiran Hindu dan Kristen.

Komunitas Druze tersebar di empat negara utama:

  • Suriah (sekitar 700.000 jiwa, terutama di Provinsi Suwayda)
  • Lebanon (sekitar 300.000 jiwa)
  • Israel (sekitar 150.000 jiwa, terutama di Galilea dan Dataran Tinggi Golan)
  • Yordania (sekitar 30.000 jiwa).

Druze dikenal sebagai kelompok yang sangat loyal terhadap negara tempat mereka tinggal, meskipun memiliki identitas budaya yang sangat kuat dan tertutup. Di Israel, misalnya, sebagian besar pria Druze ikut wajib militer, bahkan menduduki posisi penting di tentara Israel (IDF), berbeda dari kelompok Arab Muslim lainnya.

Mengapa Druze Jadi Alasan Israel Menyerang Suriah?

Dalam beberapa tahun terakhir, wilayah selatan Suriah, terutama Provinsi Suwayda yang mayoritas dihuni kaum Druze, menjadi titik rawan konflik antara pasukan pemerintah Suriah, kelompok pemberontak, milisi pro-Iran, dan sel-sel ISIS yang tersisa. 

Israel mengklaim bahwa kehadiran milisi bersenjata pro-Iran dan Hizbullah di wilayah dekat perbatasan mengancam keselamatan komunitas Druze di Suriah, serta stabilitas kawasan Dataran Tinggi Golan.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
9 jam lalu

Caplok Tanah Palestina, Israel Bangun 34 Permukiman Baru Rogoh Rp7,8 Triliun

12 jam lalu

Pasukan Israel Latihan Perang di Masjid Al Aqsa, Tutup Pintu Gerbang

16 jam lalu

Mantan Presiden Iran Ahmadinejad Bantah Direkrut Badan Intelijen Israel Mossad

1 hari lalu

Menhan Israel Puas Gaza Hancur: Senang, Bukan?

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal