Dia menambahkan, AS dan ASEAN tak perlu menyepakati semua kerja sama pertahanan, melainkan beberapa aspek yang mendasar saja.
“Tetapi kesepakatan tentang hal-hal mendasar sudah cukup untuk mendukung kerja sama praktis di mana kepentingan bersama kita saling tumpang tindih dan jelas," tuturnya.
Hegseth melanjutkan, AS akan bekerja sama dengan Singapura, karena negara kota itu akan memimpin ASEAN pada 2027.
“Saat kita melihat ke masa depan di kawasan ini, saya ingin kita menjadi lebih ambisius,” ujarnya.
Pertemuan para menhan anggota ASEAN di Kota Cebu juga mempertemukan para mitra dari China, Korea Selatan, Jepang, Australia, dan India. Namun tahun ini China tidak mengirim menhan, melainkan perwakilannya.