Menlu Hongaria: Saya Katolik, Pembakaran Alquran Tak Bisa Diterima!

Anton Suhartono
Peter Szijjarto (Foto: NurPhoto via Reuters)

BUDAPEST, iNews.id - Menteri Luar Negeri (Menlu) HongariaPeter Szijjarto ikut mengecam pembakaran Alquran oleh Rasmus Paludan di depan Kedubes Turki di Swedia dan Denmark. Dia menyebut pembakaran Alquran itu sebagai kebodohan terang-terangan.

Dalam konferensi pers bersama mitranya dari Turki, Mevlut Cavusoglu, di Budapest, Selasa kemarin, Szijjarto menegaskan pembakaran kitab suci bukan bagian dari kebebasan berekspresi. 

“Sebagai seorang Kristen dan Katolik, saya harus sampaikan bahwa pembakaran kitab suci agama lain adalah tindakan yang tidak bisa diterima,” kata Szijjarto, dikutip dari RT. 

“Menyebut pembakaran kitab suci adalah bagian dari kebebasan berbicara adalah kebodohan,” ujarnya, menegaskan.

Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan enggan memberikan restu untuk keanggotaan Swedia ke NATO terkait serangkaian aksi provokasi Paludan.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Erdogan: Israel Makin Berani karena Dunia Bungkam

57 tahun lalu

Tegas! Erdogan: Israel Ancaman bagi Turki dan Dunia

57 tahun lalu

Menteri Turki Sebut Yerusalem Akan Direbut Umat Islam, Israel Murka

57 tahun lalu

Prabowo Terima Kunjungan Menlu Turki di Hambalang, Ini yang Dibahas 

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal